Tuesday, October 1, 2019

Bencana Alam Gempa Bumi dan Banjir

A. Gempa Bumi 
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Frekuensi suatu wilayah, mengacu pada jenis dan ukuran gempa bumi yang dialami selama periode waktu. Gempa bumi diukur dengan menggunakan alat seismometer. Moment magnitudo adalah skala yang paling umum di mana gempa bumi terjadi untuk seluruh dunia. Skala rickter adalah skala yang dilaporkan oleh observatorium seismologi nasional yang diukur pada skala besarnya lokal 5 magnitude. Kedua skala yang sama selama rentang angka mereka valid. Gempa 3 magnitude atau lebih sebagian besar hampir tidak terlihat dan besarnya 7 lebih berpotensi menyebabkan kerusakan serius di daerah yang luas, tergantung pada ke dalaman gempa. Gempa bumi terbesar bersejarah besarnya telah lebih dari 9, meskipun tidak ada batasan besarnya, Gempa bumi besar terakhir besarnya 9,0 atau lebih besar adalah 9,0 magnitudo. Gempa di Jepang pada tahun 2011 dan itu adalah gempa Jepang terbesar sejak pencatatan dimulai. Intensitas getaran diukur pada modifikasi Skala Mercalli. Gempa bumi tektonik ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng-lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempa bumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi, getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruhan bagian bumi. 

1. Tipe-tipe Gempa Bumi 
a. Gempa Bumi Vulkanik (Gunung Api) 
Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempa bumi. Gempa bumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut. 
b. Gempa Bumi Tektonik 
Gempa bumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempa bumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi, getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan [tenaga] yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari tektonik plate (lempeng tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.Gempa bumi tektonik memang unik.Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan menyempit, yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menyusun kerak bumi.Dalam ilmu kebumian (geologi), kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan, yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. Gempa bumi tumbukan ; Gempa bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi, jenis gempa bumi ini jarang terjadi 
c. Gempa bumi runtuhan 
Gempa bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempa bumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal. 
d. Gempa Bumi Buatan 
Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi. 

2. Patahan 
Patahan adalah bentukan-bentukan alam di muka bumi sebagai akibat adanya proses pematahan (faulting process) pada lapisan batuan pembentuk kulit bumi (litosfera). Proses pematahan lapisan batuan pembentuk litosfera disebut Sesar. 
a. Graben atau Slenk 
Graben atau Slenk Adalah patahan dengan arah vertical, dimana posisi daerah tersebut lebih rendah dari daerah sekitarnya, dikarenakan patahan atau sesar yang mengalami penurunan. 
b. Horst 
Horst adalah patahan dengan arah vertical, dimana posisi daerah tersebut lebih tinggi dari daerah sekitarnya, dikarenakan patahan atau sesar yang mengalami kenaikan. 
c. Fleksuur 
Fleksuur adalah patahan dengan arah vertical, dimana posisi daerah tersebut mengalami penurunan atau kenaikan sebagian saja. 
d. Dekstral 
Dekstral adalah patahan dengan arah horizontal, dimana posisi tanah yang ada di depan kita bergeser kearah kanan. 
e. Inistral 
Inistral adalah patahan dengan arah horizontal, dimana posisi tanah yang ada di depan kita bergeser kea rah kiri. 

3. Proses Terjadinya Gempa Bumi 
Menurut para ahli, gempa yang banyak terjadi disebabkan oleh pergeseran lempengan sepanjang sesar dan terjadi secara tiba-tiba atau dikenal dengan istilah sudden slip. Hal ini terjadi pasa lapisan kerak bumi. Lebih lanjut para ahli berpendapat bahwa penyebab utama bencana gempa bumi prosesnya diawali dengan sebuah gaya pergerakan yang terdapay di titik interior bumi. Gaya ini dikenal juga dengan istilah gaya konveksi mantel. Proses gempa bumi ini dimulai dari gaya konveksi mantel yang kemudian menekan bagian kerak bumi yang dikenal juga dengan nama outer layer. Kerak ini memiliki sifat yang rapuh, dengan demikian saat ia tak lagi bisa menahan gaya konveksi mantel ini maka sebagai akibatnya sesar akan bergeser dan dirasakan manusia sebagai sebuah gempa. Proses gempa bumi yang satu ini masuk ke dalam jenis gempa tektonik. Tentu jika jenis gempanya vulkanik, buatan, tumbukan serta runtuhan, maka prosesnya akan berbeda. 

Namun, menurut para ahli, dari semua total gempa yang terjadi di seluruh dunia, jenis gempa tektonik inilah yang mendominasi. Bahkan jenis gempa vulkanik sendiri pun hanya mencapai 7% dari semua total gempa yang terjadi. Proses terjadinya gempa vulkanik dimulai dari pergerakan material yang ada di dalam saluran fluida. Gerakan ini biasanya dirasakan sesaat sebelum sebuah gunung berapi meletus. Untuk jenis gempa buatan yang menggunakan dinamit misalnya, prosesnya terjadi lantaran ada tekanan yang bersumber dari dinamit tersebut. Ledakan dahsyat dari dinamit akan membuat wilayah target terguncang dan terjadilah gempa buatan. 

Sementara itu, proses terjadinya gempa bumi tumbukan selalu dimulai dari adanya benda luar angkasa yang berhasil sampai ke permukaan bumi. Benda ini datang dengan kecepatan luar biasa sehingga saat mencapai badan bumi, tekanan akan dirasasakan dalam bentuk gerakan atau getaran. Tingkatannya tergantung penuh pada kekuatan benda luar angkasa tersebut. 

4. Dampak Bencana Gempa Bumi 
Pada saat gempa berlangsung terjadi beberapa peristiwa sebagai akibat langsung maupun tidak langsung, di antaranya: 
a. Berbagai bangunan roboh 
Peristiwa gempa bumi yang banyak terjadi di berbagai tempat di dunia terutama di Indonesia sangat memberikan dampak bagi masyarakat maupun keadaan alam yang ada. Hal utama yang bisa terjadi saat gempa bumi adalah banyaknya bangunan yang roboh, ini membuat kebanyakan orang menjadi panik bahkan ada yang harus kehilangan anggota keluarganya yang tertimbun runtuhan bangunan. Dalam hal ini akan mempengaruhi psikologis seseorang yang harus kehilangan keluarganya. Pada sektor ekonomi, hampir semua aktifitas perekonomian terutama di perkantoran dan tempat perbelanjaan terhenti apabila terjadi gempa bumi karena orang lebih mengutamakan keselamatan jiwanya, ini akan mengurangi pendapatan di bidang ekonomi. Bahkan di rumah sakit banyak pasien yang harus dikeluarkan dari rumah sakit untuk keselamatannya dan hal ini secara tidak langsung akan mengurangi layanan kesehatan bagi para pasien. Selain itu banyak bangunan bersejarah misalnya candi yang rusak karena gempa bumi, padahal situs-situs ini sangat berharga bagi kelestarian budaya kita. 
b. Tanah di permukaan bumi merekah, jalan menjadi putus 
Dampak yang satu ini akan sangat mempengaruhi dalam sektor perhubungan dan berbagai upaya memberi bantuan serta penyelamatan untuk para korban gempa. Hal ini juga akan berdampak pada kelestarian flora dan fauna di sekitar daerah terjadinya gempa karena banyak pepohonan yang tumbang dan hewan-hewan yang panik banyak yang terjatuh dalam belahan tanah yang ada. 
c. Tanah longsor akibat guncangan 
Tanah longor lebih berdampak pada rusaknya daerah gempa yang bisa mengancam keberadaan manusia maupun flora dan fauna yang ada di sekitarnya.Dengan adanya longsor banyak korban yang meninggal tertimbun tanah longsoran tersebut, pohon tumbang dan banyak hewan yang mati. Ini dapat membuat keadaan sosial di tempat tersebut akan berubah, yang dulunya keluarganya masih utuh kini harus ada yang hilang. Yang dulunya hewan ternak banyak kini tinggal sedikit dan yang dulunya masih banyak pepohonan kini tinggal sedikit karena yang tersisa hanya hamparan tanah saja. 
d. Terjadi banjir, akibat rusaknya tanggul 
Dengan terjadinya banjir, maka berbagai aspek akan mengalami gangguan bahkan kerusakan. Seperti terendamnya rumah warga, hanyutnya hewan ternak dan yang lebih mengkhawatirkan lagi banjir dapat menimbulkan berbagai penyakit. 
e. Gempa yang terjadi di dasar laut dapat menyebabkan tsunami (gelombang pasang).
Inilah dampak yang paling membahayakan dari gempa bumi, karena tsunami dapat merusak semua sektor dan unsur yang ada. Dan tsunami juga dapat menambah kerugian yang sudah diakibatkan oleh gempa bumi sebelumnya 


B. BANJIR 
Banjir adalah kondisi air yang menenggelamkan atau mengenangi suatu area atau tempat yang luas. Banjir juga dapat mengacu terendamnya daratan yang semula tidak terendam air menjadi terendam akibat volume air yang bertambah seperti sungai atau danau yang meluap, hujan yang terlalu lama, tidak adanya saluran pembuangan sampah yang membuat air tertahan, tidak adanya pohon penyerap air dan lain sebagainya. 

Banjir adalah bencana akibat curah hujan yang tinggi dengan tidak diimbangi dengan saluran pembuangan air yang memadai sehingga merendam wilayah-wilayah yang tidak dikehendaki oleh orang-orang yang ada di sana. Banjir bisa juga terjadi karena jebolnya sistem aliran air yang ada sehingga daerah yang rendah terkena dampak kiriman banjir. 

1. Jenis- Jenis Banjir 
Banjir merugikan banyak pihak Berdasarkan sumber air yang menjadi penampung di bumi, jenis banjir dibedakan menjadi tiga, yaitu banjir sungai, banjir danau, dan banjir laut pasang. 
a. Banjir Sungai, terjadi karena air sungai meluap. 
b. Banjir Danau, terjadi karena air danau meluap atau bendungannya jebol. 
c. Banjir Laut pasang, terjadi antara lain akibat adanya badai dan gempa bumi. 

2. Penyebab Terjadinya Banjir 
Pernahkah kita mengalami banjir? Bagaimana kita menghadapinya? Di antara kita mungkin ada yang tinggal di sekitar sungai yang rawan banjir. Atau mungkin tidak tinggal di sekitar sungai tapi tetap mengalami banjir. Tahukah kita penyebabnya? Secara umum, penyebab terjadinya banjir di Indonesia adalah sebagai berikut: 
a. Penebangan hutan secara liar tanpa disertai reboisasi. 
b. Pendangkalan sungai. 
c. Pembuangan sampah yang sembarangan, baik ke aliran sungai maupun gotong royong. 
d. Pembuatan saluran air yang tidak memenuhi syarat. 
e. Pembuatan tanggul yang kurang baik. 
f. Air laut, sungai, atau danau yang meluap dan menggenangi daratan. 

3. Dampak Bencana Banjir 
Bencana banjir dapat menimbulkan dampak yang sangat merugika, baik kerugian yang bersifat materi maupun kerugian yang bersifat psikologis. Adapun efek atau akibat dari banjir yang terjadi di Indonesia adalah : 
a. Merusak struktur bangunan beserta isinya 
b. Menyebabkan tanah longsor. 
c. Air bersih sulit dicari, 
d. Berkurangnya pasokan makanan bagi tumbuhan, hewan dan manusia karena terisolasi oleh banjir, dan 
e. Tanaman hancur akibat terendam banjir. 
f. Hilangnya nyawa. 
g. Kerusakan bangunan termasuk jembatan, sistem pembuangan limbah, jalan raya, dan kanal. 
h. Kerusakan infrastruktur juga sering kerusakan transmisi listrik dan kadang-kadang pembangkit listrik, yang dapat mematikan daya. 
i. Kurangnya air bersih dikombinasikan dengan kotoran manusia di perairan banjir meningkatkan risiko penyakit ditularkan melalui air, yang dapat mencakup penyakit tifus, giardia, cryptosporidium, kolera dan penyakit lainnya tergantung pada lokasi banjir. 
j. Kerusakan jalan dan infrastruktur transportasi dapat membuat sulit untuk memobilisasi bantuan kepada mereka yang terkena dampak atau untuk memberikan pengobatan darurat kesehatan. 
k. Banjir biasanya menggenangi lahan pertanian, sehingga tanah tidak bisa dijalankan dan mencegah tanaman dari yang ditanam atau dipanen, yang dapat menyebabkan kekurangan makanan baik untuk manusia dan hewan ternak. 
l. Kesulitan ekonomi akibat penurunan sementara di bidang pariwisata, membangun kembali biaya, atau kekurangan makanan menyebabkan kenaikan harga setelah efek banjir yang parah. Dampak pada mereka yang terkena dampak dapat menyebabkan kerusakan psikologis kepada para korban, khususnya kematian, luka-luka serius dan kehilangan harta. 

4. Cara Mengatasi Bencana Banjir 
Ada ungkapan lebih baik mencegah daripada mengobati. Itu merupakan ungkapan yang bijaksana mengingat upaya pencegahan lebih mudah dilakukan daripada mengobati itu sendiri. Hal ini pun bisa kita terapkan dalam hal pencegahan banjir. Ada beberapa upaya untuk mencegah terjadinya banjir, yaitu: 
a. Membuang sampah pada tempatnya. 
b. Membersihkan saluran air di sekitar rumah kita. 
c. Mengadakan kerja bakti untuk membersihkan seluruh saluran air di desa kita 
d. Mengadakan bakti sosial untuk membersihkan sungai-sungai. 
e. Menanam pohon-pohon untuk membantu menyerap air hujan 
f. Menyediakan lahan berupa tanah untuk penyerapan air di kala hujan, dengan kata lain tidak menembok seluruh lahan di sekitar rumah, sebagian lagi dibiarkan berupa tanah. 
g. Membuat sumur-sumur resapan untuk menampung air hujan. 

Thursday, September 19, 2019

Makalah Tolak Peluru

BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Cabang olahraga atletik adalah ibu dari sebagian besar cabang olahraga (mother of sport), di mana gerakan-gerakan yang ada dalam atletik seperti: jalan, lari, lompat dan lempar dimiliki oleh sebagian besar cabang olahraga, sehingga tak heran jika pemerintah mengkategorikan cabang olahraga atletik sebagai salah satu mata pelajaran pendidikan jasmani yang wajib diberikan kepada para siswa.
B.   Tujuan Makalah
1.    Mengetahui sejarah atletik.
2.    Mengetahui pengertian tolak peluru.
3.    Mengetahui sejarah tolak peluru.
4.    Mengetahui teknik dasar permainan tolak peluru.
5.    Mengetahui peraturan permainan tolak peluru. 
C.   Rumusan Masalah
1.    Bagaimanakah sejarah atletik berkembang?
2.    Apa yang dimaksud dengan tolak peluru?
3.    Bagimanakah sejarah tolak peluru berkembang?
4.    Apa sajakah teknik dasar dalam memainkan tolak peluru?
5.    Apa sajakah peraturan permainan tolak peluru?
D.   Maanfaat Penulisan Makalah
Penulisan makalah ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari tentang cabang atletik tolak peluru mulai dari perkembangan atletik itu sendiri, pengertian tolak peluru, sejarah dan perkembangan tolak pelur, teknik dasar dalam memainkan tolak peluru, peraturan permainan tolak peluru yang dapat menambah wawasan dan pembelajaran dalam mata pelajaran olahraga yang ada di sekolah.
  
BAB II
PEMBAHASAN
  
A.   Sejarah Atletik
Atletik dalam bahasa Inggris adalah "Athletic", berbeda dengan bahasa Yunani, dalam bahasa Inggris dan Jerman Atletik mempunyai arti yang lebih luas yaitu berbagai macam cabang olahraga yang bersifat perlombaan atau pertandingan seperti bolabasket, sepakbola,tenis, renang, senam dan beberapa olahraga lainnya. Dalam Sejarah, Yunani adalah bangsa pertama yang menyelenggarakan perlombaan Atletik. Hal ini dapat kita ketahui dari karya pujangga asal Yunani Purba bernama Homerus. Atletik berasal dari bahasa Yunani yaitu "Athlos" artinya adalah Lomba. Pada waktu itu cabang olahraga atletik dikenal dengan pentahhlon atau panca lomba dan decathlon atau dasa lomba. 
B.   Pengertian Tolak Peluru
Tolak peluru adalah salah satu cabang olahraga atletik dalam nomor lempar. Atlet tolak peluru melemparkan bola besi yang berat sejauh mungkin. Peluru ini merupakan peralatan utama dalam olahraga ini. Bentuknya bulat seperti bola dan terbuat dari besi. Beragam kegiatan lempar beban telah ada lebih dari 2000 tahun lalu di Kepulauan Britania. Pada awalnya, kegiatan ini diselenggarakan dengan menggunakan bola batu. Sementara kegiatan pertama yang menggambarkan tolak peluru modern, tampaknya terjadi di zaman pertengahan ketika serdadu menyelenggarakan pertandingan dengan melempar beban yang disebut canon balls atau peluru meriam. Pertandingan tolak peluru tercatat pada awal abad ke-19 di Skotlandia dan merupakan bagian dari kejuaraan amatir di Inggris tahun 1866. Tolak peluru merupakan event olimpiade modern asli yang diadakan di Athena, Yunani tahun 1896.
C.   Sejarah Tolak Peluru
D.   Teknik Dasar Tolak Peluru
E.   Peraturan Permainan Tolak Peluru

BAB III
PENUTUP
A.   Kesimpulan
B.   Saran
Cabang atletik tolak peluru merupakan salah satu cabang atletik yang harus dikembangkan di sekolah dalam mata pelajaran Olahraga supaya pengenalan tentang tolak peluru dapat dimengerti oleh siswa dan siswi selain itu untuk memotivasi dan merangsang siswa dan siswi di sekolah dalam pertumbuhan dan perkembangan untuk mencintai olahraga supaya keingintahuan tentang dunia olahraga bertambah.


Download Makalah Tolak Peluru Lengkap

Saturday, September 7, 2019

Makalah Renang

A. Pengertian Renang
Renang adalah olah raga yang melombakan kecepatan atlet renang dalam berenang. Gaya renang yang diperlombakan adalah gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya dada. Perenang yang memenangkan lomba renang adalah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat. Pemenang babak penyisihan maju ke babak semifinal, dan pemenang semifinal maju ke babak final. Bersama-sama dengan loncat indah, renang indah, renang perairan terbuka, dan polo air, peraturan perlombaan renang ditetapkan oleh badan dunia bernama Federasi Renang Internasional (FINA). Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) adalah induk organisasi cabang olahraga renang di Indonesia.

B. Sejarah Renang
Renang telah dikenal sejah zaman pra-sejarah. Dari gambar-gambar yang berasal dari zaman batu diketahui adanya gua-gua bagi para perenang di dekat Wadi Sora sebelah barat daya Mesir. Di Jepang, renang adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh para samurai. Sejarah mencatat, pertandingan renang pertama diselenggarakan oleh Kaisar Suigui pada 36 sebelum Masehi. Pertandingan renang yang memperebutkan gelar juara telah dimulai di Eropa sekitar tahun 1800 dan sebagian besar menggunakan gaya dada. Renang gaya bebas pertama kali dikenalkan oleh Arthur Trudgen. Gaya ini kemudian mulai dikombinasikan dengan gaya kaki yang menendang oleh Richard Cavill pada 1902. Di abad pertengahan, renang termasuk dalam tujuh kemahiran yang harus dimiliki oleh para ksatria termasuk berenang dengan membawa senjata.

C. Macam-Macam Gaya Renang
Dalam renang untuk rekreasi, orang berenang dengan gaya dada, gaya punggung, gaya bebas dan gaya kupu-kupu. Gaya renang yang dilombakan dalam perlombaan renang adalah gaya kupu-kupu, gaya punggung, gaya dada, dan gaya bebas. Dalam lomba renang nomor gaya bebas, perenang dapat menggunakan berbagai macam gaya renang, kecuali gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu. Tidak seperti halnya gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu, Federasi Renang Internasional tidak mengatur teknik yang digunakan dalam nomor renang gaya bebas. Walaupun demikian, hampir semua perenang berenang dengan gaya krol, sehingga gaya krol (front crawl) digunakan hampir secara universal oleh perenang dalam nomor renang gaya bebas.
1. Gaya bebas
2. Gaya dada
3. Gaya punggung
4. Gaya kupu-kupu

D. Keselamatan Dalam Berenang
Pendidikan keselamatan adalah suatu jenis pendidikan yang menelaah tentang penanggulangan, pencegahan, dan penghindaran terhadap terjadinya kecelakaan dan cedera. Hal ini bertujuan untuk keselamatan pribadi, orang lain, dan harta benda. Selamat, artinya terhindar dari bencana, marabahaya, kecelakaan, atau tidak mendapat hambatan dan gangguan fisik. Kecelakaan dapat terjadi di mana saja, seperti di jalan raya, di tempat bermain, di tempat olahraga, di rumah, di tempat tamasya, di pantai, di laut, di sungai, atau di kolam renang. Oleh sebab itu, kita hendaknya mencegah atau menghindari kecelakaan. Hal ini dilakukan karena menceah lebih baik daripada mengobati. Kecelakaan di dalam air banyak penyebabnya.

E. Manfaat Berenang
Berenang adalah salah satu jenis olahraga yang mampu meningkatkan kesehatan seseorang yang juga merupakan olahraga tanpa gaya gravitasi bumi (non weight barring). Berenang terbilang minim risiko cedera fisik karena saat berenang seluruh berat badan ditahan oleh air atau mengapung. Selain itu berenang merupakan olahraga yang paling dianjurkan bagi mereka yang kelebihan berat badan (obesitas), ibu hamil dan penderita gangguan persendian tulang atau arthritis. Berenang memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan apabila kita melakukannya secara benar dan rutin. Manfaat tersebut antara lain :

F. Fasilitas dan Peralatan
H. Nomor Perlombaan

I. Pakaian
Federasi Renang Internasional memiliki daftar merek dan tipe pakaian renang yang disetujui dalam perlombaan renang. Perenang dibolehkan memakai topi renang dan kacamata renang. Perenang berkacamata dapat memilih untuk mengenakan kacamata renang minus, atau mengenakan lensa kontak bersama kacamata renang normal. Perenang tidak dibolehkan memakai alat atau pakaian renang yang dapat memengaruhi kecepatan, daya apung, atau ketahanan selama berlomba, misalnya sarung tangan berselaput, kaki katak, sirip, dan sebagainya.

K. Prestasi Renang Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Internasional
Prestasi peneran Indonesia baik di tingkat Nasional maupung di tingkat Internasional sangat kurang. Menurut pengamat olahraga nasional mengenai penyebab menurunnya prestasi renang, wartawan tabloid olahraga “Bola”, Ignatius Sunito dan para pengamat olah raga lainnya mengatakan kalau masalah dana adalah penyebab utamanya. Terbatasnya dana membuat PRSI kesulitan untuk melaksanakan kompetisi renang tingkat nasional seperti dulu lagi, kurangnya rasa nasionalisme pemain, kurangnya manajemen dalam Official, kurangnya disiplin .

Download Makalah Renang Lengkap

Saturday, August 10, 2019

Contoh Laporan JKN


BAB I 
PENDAHULUAN 

A. Latar Belakang
Kesehatan adalah hak dasar setiap orang, dan semua warga negara berhak mendapatkan pelayanan kesehatan. UUD 1945 mengamanatkan bahwa jaminan kesehatan bagi masyarakat, khususna bagi ang miskin dan tidak mampu, adalah tanggung jawab pemerintahpusat dan daerah. Pada UUD 1945 Perubahan, Pasal 34 ayat 2 menyebutkan bahwa negara mengembangkan Sistem Jaminan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pemerintah menjalankan UUD 1945 tersebut dengan mengeluarkan UU No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) untuk memberikan jaminan sosial menyeluruh bagi setiap orang dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak menuju terwujutnya masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur. Dalam UU No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan juga ditegaskan bahwa setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau. 
B. Tujuan
1. Tujuan Umum
2. Tujuan Khusus


BAB II 
PELAKSANAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL 

A. Keadaan Geografis

Puskesmas Isi Sendiri beralamat di Jln.Raya Bengkulu-Lais km 28 Desa Ketahuan Kecamatan Entah Kabupaten Munkin Tahu, berbatasan dengan :
B. Penyerapan Dana Kapitasi
Dari anggaran Rp.480.000.000 Terserap sebanyak 85% dengan sisa anggaran sebesar Rp. 77.983.116, telah digunakan untuk jasa pelayanan kapitasi sebesar 85%, obat dan alkes dan operasional lainnya 15%. ( data terlampir)

BAB III 
MASALAH / HAMBATAN DAN CARA MENGATASINYA 

A. Masalah/hambatan
B. Cara Mengatasinya

BAB IV 
KESIMPULAN DAN SARAN 

A. Kesimpulan
B. Saran


Download Contoh Laporan JKN Lengkap

Friday, August 9, 2019

Makalah Olahraga Gulat


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan


BAB II
PEMBAHASAN

A. Sejarah Gulat
Gulat selalu menjadi olahraga yang sangat populer dalam seluruh sejarah manusia. Asal usul gulat dapat di telusuri kembali sejak 15.000 tahun yang lalu melalui gambar di sebuah gua di perancis. Sebuah Relief yang terdapat dalam mitologi bangsa Babilonia dan mesir menunjukan aktivitas dan teknik-teknik para pegulat, sehingga diketahui semua orang saat ini.
B. Perkembangan Gulat di Indonesia
C. Peraturan Pertandingan Gulat
D. Gaya yang dipertandingkan dan kelasnya



BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Gulat merupakan salah satu cabang olahraga beladiri individu yang berasal dari Yunani-Romawi. Olahraga gulat indentik dengan dua orang yang saling berhadapan dan berusaha untuk mengungguli lawanya dengan cara menarik, mendorong, membanting, menjegal, dan mengunci sampai punggung lawan menempel di atas matras. Ada dua gaya yang dipertandingkan olahraga gulat yaitu gaya Bebas (Freestyle) dan gaya Romawi Yunani (Greeco Roman).
B. Saran

DAFTAR PUSTAKA

Download Makalah Olahraga Gulat Lengkap

Thursday, August 8, 2019

Macam-Macam Majas Beserta Contohnya


Majas adalah bentuk lisan maupun tulisan yang digunakan dalam satu karangan yang bertujuan mewakili perasaan dari pengarangnya. Berikut macam-macam majas beserta contohnya:

1.      Majas Klimak
Klimak adalah majas yang menyatakan suatu hal yang semakin meningkat kepentinganya dari kalimat sebelumnya.
Contoh : Setiap anak diharapakan dapat mengabdi kepada orang tua, nusa dan bangsa.

2.      Majas Antiklimaks
Antiklimaks adalah majas yang menyatakan suatu hal yang semakin menurun kepentinganya dari kalimat sebelumnya.
Contoh : Upacara bendera wajib diikuti oleh kepala sekolah, guru, dan siswa

3.      Majas Paralelisme
Paralelisme adalah majas yang merupakan pengulangan berbentuk penegasan yang biasa terdapat dalam puisi.
Contoh : Sahabat adalah kawan. sahabat adalah pelipur lara. Sahabat adalah kamu.

4.      Majas Antitesis
Antithesis adalah majas yang membandingkan dua hal yang berlawanan maknanya.
Contoh : Besar kecil, pria wanita, tua muda, kaya miskin, semuanya boleh mengikuti kompetisi ini.

5.      Majas Epizeuksis
Epizeuksis adalah majas yang mengalami perulangan dalam salah satu katanya.
Contoh : Kita harus terus bergerak, bergerak, dan bergerak untuk sampai ke tujuan.

6.      Majas Tautotes
Tautotes ialah majas yang berupa pengulangan kata berkali-kali dalam sebuah konstruksi.
Contoh : Kau menuduh aku, aku menuduh kau, kau dan aku sama saja.

7.      Majas Anafora
Anafora adalah majas perulangan pada kata pertama di setiap baris.
Contoh : (1) Ku cari kau ke negeri sebrang. (2) Ku cari kau karena takut kehilangan. (3) Ku cari kau karena terlalu sayang.

8.      Majas Epistrofora
Epistrofora adalah majas yang diulang katanya pada akhir baris.
Contoh : Cinta yang ternodai, perasaan yang kau lukai, Jiwa yang tersakiti adalah rasa yang hampir mati.

9.      Majas Simploke
Simploke adalah majas yang diulang pada beberapa kata diawal dan akhir secara berturut-turut.
Contoh : (1) Kau bilang aku tak tahu malu, aku bilang terserah. (2) Kau bilang aku egois, aku bilang terserah. (3) Kau bilang aku jahat, aku bilang terserah.

10.  Majas Mesodiplosis
Mesodiplosis adalah majas pengulangan di tengah-tengah baris-baris secara berurutan.
Contoh : (1) Guru harus meningkatkan mutu pendidikan. (2) Presiden harus meningkatkan pendapatan rakyatnya.

11.  Majas Epanalepsis
Epanalepsis adalah majas pengulangan kata pertama diakhir baris.
Contoh : Kita harus mampu berjuang demi kemakmuran kita.

12.  Majas Anadiplosis
Anadiplosis adalah pengulangan kata terakhir menjadi kata pertama dalam klausa.
Contoh : Dalam hati ada ragu, dalam ragu ada bimbang, dalam bimbang ada cinta, dalam cinta ada kamu.

13.  Majas Aliterasi
Aliterasi adalah majas berupa perulangan bunyi konsonan.
Contoh : Sekeras-kerasnya batu kena air lunak juga.

14.  Majas Asonansi
Asonasi adalah majas yang bunyi vocalnya diulang.
Contoh : Ini dada penuh luka siapa yang punya.

15.  Majas Anastrof atau Inversi
Anastrof adalah majas yang mendahulukan predikat kalimatnya daripada subjek.
Contoh : Ditinggalkanlah ia tanpa tahu sanak saudaranya.

16.  Majas Apofasis atau Preterisio
Adalah gaya bahasa dimana penulis atau pengarang menegaskan sesuatu, tetapi tampaknya menyangkal.
Contoh : Saya tidak mau mengungkapkan dalam forum ini bahwa saudara telah menggelapkan ratusan juta rupiah uang negara.

17.  Majas Apostrof
Apostrof adalah majas yang tampak menolak tetapi justru malah menegaskan.
Contoh : Sebenarnya saya tidak mau bilang tapi anakmu sangat nakal.

18.  Majas Asindeton
Asindeton adalah majas yang menyebutkan kata dengan berurutan tanpa memakai kata penghubung.
Contoh : Ayah, ibu, anak adalah satuan keluarga.

19.  Majas Polisindeton
Polisindeton adalah majas yang menyebutkan kata dengan berurutan dan memakai kata hubung.
Contoh : Pembangunan gedung ini memerlukan tenaga dan modal yang sangat banyak serta waktu yang tidak sedikit.

20.  Majas  Kiasmus
Kiasmus adalah majas yang berisi susunan kalimat yang berupa pengulangan sekaligus pembalikan dari dua kata dalam kalimat yang sama.
Contoh : Ia membenarkan orang yang jelas salah dan menyalahkan orang yang benar.

21.  Majas Elipsis
Ellipsis adalah majas yang menghilangkan salah satu unsur kata dalam kalimat.
Contoh : Mari berangkat!

22.  Majas Eufimisme
Eufimisme adalah majas pengganti kata kasar dengan yang halus agar terkesan sopan.
Contoh : Tunawisma itu akhirnya meninggal.

23.  Majas Litotes
Litotes adalah majas untuk menyatakan sesuatu yang bertujuan merendahkan diri.
Contoh : Singgahlah sebentar kegubukku!

24.  Majas Histeron Proteron
Histeron Proteron adalah majas kebailikan dari sesuatu yang wajar.
Contoh : Bila ia sudah berhasil mendaki tebing itu, sampailah ia di tepi danau dengan airnya yang jernih.
  
25.  Majas Pleonasme
Pleonasme adalah majas yang penggunaan katanya sebenarnya tidak diperlukan.
Contoh : Capek mata menangis.

26.  Majas Tautologi
Tautology adalah majas yang mempunyai arti sama dengan kata sebelumnya.
Contoh : Apa tujuan dan maksudmu datang kerumahku.

27.  Majas Parifrasis
Parifrasis adalah majas yang berfungsi menggantikan serangkaian kata yang mempunyai arti sama.
Contoh : Kelima orang itu segera meninggalkan kampung kita.

28.  Majas Prolepsis atau Antisipasi
Prolepsis adalah majas yang menggunakan kalimat pendahului tetapi makna sebenarnya akan diketahui belakangan.
Contoh : Rita berlari kegirangan karena akan mendapatkan piagam terbaik.

29.  Majas Erotesis atau Pertanyaan Retoris
Erotesis adalah majas pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban.
Contoh : Tega kamu mengusir anakmu?

30.  Majas Silepsis dan Zeugma
Silepsis adalah majas yang menyatukan dua konstruksi rapatan dengan dua kata atau lebih. Hanya salah kata yang mempunyai arti yang sama.
Contoh : Aku sudah melihat beritanya di televise dan surat kabar.

31.  Majas Koreksio atau Epanortosis
Koreksio adalah majas yang dimaksudkan untuk menegaskan sesuatu di awal namun dirubah diakhir.
Contoh : Rido coba ambilkan kapur, eh maksudnya rino.

32.  Majas Hiperbola
Hiperbola adalah majas yang memberi pernyataan secara berlebih.
Contoh : Dia kuat seperti superman.

33.  Majas Paradoks
Paradoks adalah majas yang mempunyai pertentangan nyata dengan fakta.
Contoh : Teman itu musuh dalam selimut.

34.  Majas Oksimoron
Oksimoron adalah majas yang mengandung pertentangan yang menggunakan kata-kata berlawanan dalam frasa yang sama.
Contoh : Mendaki gunung memang bahaya tapi cukup menarik

35.  Majas Asosiasi atau Simile
Asosiasi adalah majas yang membandingkan satu keadaan dengan keadaan lain yang sesuai dengan yang dilukiskannya.
Contoh : Pikirannya kacau bagai benang kusut.

36.  Majas Metafora
Metafora adalah majas yang membandingkan dua hal yang tidak langsung.
Contoh : Aku adalah badai dalam cerita

37.  Majas Alegori
Alegori adalah majas yang menggunakan lambang-lambang didalamnya.
Contoh : Cerita kancil dan buaya (lambang fabel)

38.  Majas Parable
Parable dalah majas yang keseluruhan karangannya terkandung pedoman hidup dan falsafah hidup yang harus ditimba di dalamnya.
Contoh : Cerita Mahabarata menceritakan bahwa kebenaran selalu menang.

39.  Majas Personifikasi
Personifikasi adalah majas yang menggunakan benda mati sebagai bentuk perumpamaan makhluk hidup.
Contoh : Bunga mawar itu menjaga dirinya dengan duri.

40.  Majas Alusi
Alusi adalah majas yang secara tidak langsung menunjuk kepada tokoh , tempat atau peristiwa.
Contoh : Kartini kecil itu sangat lucu.

41.  Majas Eponim
Eponim adalah majas dimana nama dari seseorang begitu sering dihubungakan dengan sifat tertentu, sehingga nama tersebut dipakai sebagai pengganti dari sifat orang tersebut.
Contoh : Belajarlah yang giat, maka kau akan menjadi Einsten.

42.  Majas Epitet
Epitet adalah majas yang menyatakan suatu ciri atau sifat khusus dari seseorang atau suatu hal.
Contoh : Dewi malam menyambut remaja yang sedang dimabuk cinta.

43.  Majas Metonimia
Metonimia adalah majas yang memakai nama ciri tubuh, gelar atau jabatan seseorang sebagai pengganti nama diri.
Contoh : Ia selalu membawa bekal ketika hendak berangkat ke sekolah.

44.  Majas Antonomasia
Antomasia dalah majas yang memakai sifat atau ciri tubuh, gelar atau jabatan seseorang sebagai pengganti nama diri.
Contoh : Pangeran tidak bisa menhadiri jamuan makan malam hari ini.